I'm kind forget either Monday or Wednesday last week we discussed about best friend or best buddy. Yes, we were discussed it in E.F. class. The teacher asked us, "So, tell me about your best friend or best buddy?" and suddenly she offer me to tell with all class, and I just said,
To be honest, it's quiet lil bit attention for me on that time. Should I have a best friend? In myself, I don't know the answer either. I'm kind a guy that fine with living alone which is quiet weird I think, but I'm also having difficult time to attach with other people. I think, I'm not really often to talk a lot with some people, cause I'm not a "starter-topic" guy. It just ridiculous difficult for me. Like a few weeks ago, I met someone and we had lunch and we talked, start the conversation. On that time, I just thinking "let it flow, you never know end-up no where". Somehow it's like "wow", I just talked jump from one topic to other topics and it's good, not bad. Not sure if I meet a new person and we talked like "hell-funny-fun-chat"?? Let's see how's going on with my future...
"I don't know, is best friend like share sad and happy moments or stories, something like that?
"Yeah, like you have closed-friends from you childhood and you realize you have some "connection" with him or her"
"Hmm... I think I don't have any best friend or best buddy things like that"
and a whole class, "Ooooohhh....."
"Oh poor you, are you serious?"
"Yeah, I'm serious. Well, I do had some closed-friend but not like a long-term friend. It just happens in that place and only in that time. Like closed-friend from junior high school, and just the end-closed-friend in that moment. When we are going to high school, we didn't contact each other anymore"
To be honest, it's quiet lil bit attention for me on that time. Should I have a best friend? In myself, I don't know the answer either. I'm kind a guy that fine with living alone which is quiet weird I think, but I'm also having difficult time to attach with other people. I think, I'm not really often to talk a lot with some people, cause I'm not a "starter-topic" guy. It just ridiculous difficult for me. Like a few weeks ago, I met someone and we had lunch and we talked, start the conversation. On that time, I just thinking "let it flow, you never know end-up no where". Somehow it's like "wow", I just talked jump from one topic to other topics and it's good, not bad. Not sure if I meet a new person and we talked like "hell-funny-fun-chat"?? Let's see how's going on with my future...
2 comments:
ahahahah
Gw juga belom pernah ngakuin punya "sahabat" (dengan serius ya, bukan karena tiba2 Irfan bilang mau nganterin naik mobil ke Giant lalu tiba2 gw teriak, "ahh sahabaatt"). Gw sendiri gak terlalu nyaman dengan konsep "sahabat"/ BFF yang kayanya gak ada limit. Menurut gw, "kontrak" yang abadi itu kayanya melelahkan dan gak pasti, ga jelas deh. Lagipula ini apaan sih, temen seumur hidup. Kalo suami istri sih iya, tp temen? Gak yakin gw. Malesin. So, I never wanted to buy it.
Sampe suatu ketika gw ngeliat temen2 gw waktu SMP wall2an, masih dengan gaya yang akrab kaya waktu kita SMP dulu. Masih suka cerita2 dengan akrab. Gw bingung, kok mereka masih seru aja ya? Gak basi apa udh brapa lama gitu.
Teori gw sih, kenapa kita gak pernah ngerasain "sahabat" itu karena kita gak pernah mau "stuck" di satu tempat aja karena kita percaya bahwa belum umur kita untuk "menetap" di satu titik. Apalagi waktu sekolah. Abis SMP lalu SMA. Abis SMA lalu kuliah. Kalo kita maksain stuck di satu sisi aja dan ngerasa terlalu nyaman di titik itu, gimana kita bisa bergerak maju, ya gak?
Most likely, kita memilih untuk nutup diri dan menciptakan zona nyaman kita sendiri tanpa orang lain. Teori gw yang mungkin agak sensitif, karena kita takut sama orang lain. Insting kita sebagai manusia adalah makhluk sosial. Gak mungkin kita gak mau bersosialisasi. Yang ada adalah kita MEMILIH bersosialisasi dengan siapa dan bagaimana. Gimana kalo kita berbagi zona nyaman kita sama semua orang dengan sembarangan, trus tau2 dia malah ngerusak? Alasan yang logis untuk memilih dalam bersosialisasi.
Tapi kesimpulan dari teori gw ini adalah suatu saat nanti, kalo kita udah punya banyak pengalaman dalam hidup, kita bakal ngerti kok how to deal with it. Either kita jadi belajar gimana "memilih" yang baik atau malah menutup diri. Masalah kita memilih untuk punya sahabat atau engga, ain't anybody's business.
Kalo kita ngerasa nyaman dengan kondisi kita kaya gini, kenapa engga? Kalo kita bisa sukses dengan kondisi kaya gini, kenapa engga? Selama hal2 ini gak mengganggu pola interaksi kita dengan orang lain dan men-jeopardize kehidupan kita dan orang lain, gw rasa gak ada masalah.
SEKIAN
*kaya film Dono
sebenarnya memiliki sahabat itu menyenangkan kalau memang pas sama kita,gw memilike beberapa sahabat bahkan kita temanan dari tk sampai skrg meskipun orang itu sudah menikah tp kita tetap berhubungan baik dan kita saling melengkapi beberapa sahabat yang lain ada yang dari smp sampai skrg masih terus keep in touch masih suka share kalau ada masalah, memang gk licin alias mulus banget sih, ada juga saling emosi tapi kalau sudah mengerti satu sama lain dan sudah mengenal lama bakalan terbiasa.
intinya semua orang sama butuh perhatian cuma sebagaimana beraninya kita untuk memperlihatkan kepada mereka bahwa kita membutuhkan mereka dan sebaliknya.
that's my opinion about best friends...
Post a Comment